Bimtek SDM Fungsional, Tingkatkan Penguasaan Inovasi Teknologi di BPTP BENGKULU

0

Dalam rangka kerjasama dibidang pertanian dengan perjanjian MOU yang telah dilaksanakan beberapa hari yang lalu, maka pada tanggal 10 April 2019 antara Jurusan Perlindungan Tanaman dan BPTP Balitbangtan Bengkulu kembali melaksanakan Bimtek SDM Fungsional dalam rangka meningkatkan penguasaan inovasi teknologi dibidang pertanian.

Tak hanya penyuluh pertanian dan petani yang membutuhkan bimbingan teknologi, Sumberdaya manusia (SDM) Fungsional lingkup BPTP Balitbangtan Bengkulu juga sangat perlu ditingkatkan kapasitasnya guna mendukung program strategis Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

SDM Fungsional BPTP Bengkulu yang terdiri dari peneliti, penyuluh, teknisi litkayasa dan pustakawan mempunyai latar belakang kepakaran dan pendidikan yang berbeda. Tidak semua SDM mempunyai persepsi yang sama dalam memahami suatu inovasi teknologi atau suatu program, terlebih lagi inovasi dan program selalu bersifat dinamis. Namun demikian, sebagai SDM fungsional BPTP yang memiliki tugas dan fungsi mendampingi pelaksanaan program strategis Kementan, pada kenyataannya di lapangan saat berhadapan dengan penyuluh pertanian dan petani di daerah, tidak boleh bilang belum tahu jika ada teknologi atau program terbaru, seluruh SDM Fungsional lingkup BPTP harus menguasai banyak hal.

Hal ini disampaikan oleh penanggung jawab kegiatan Peningkatan Komunikasi (Dr. Rudi Hartono, MP) dan sekaligus mewakili Kepala BPTP Balitbangtan Bengkulu saat membuka acara bimtek Peningkatan Kapasitas SDM Fungsional Lingkup BPTP yang diselenggarakan pada hari ini, Rabu (10/4/2019) di aula Raflesia BPTP Bengkulu.

Melalui Bimtek ini, SDM pejabat fungsional diperkaya materi inovasi teknologi budidaya Tumpangsari Tanaman (Turiman) Jagung-Padi Gogo (Jago), Padi Gogo-Kedelai (Gole), Jagung-Kedelai (Jale), dan Larikan Gogo Super (Largo Super), Sistem Informasi Kalender Tanam (KATAM) Terpadu serta materi Emerging Pest & Disease pada Tanaman Pangan. Materi yang disampaikan juga dilengkapi dengan hasil penerapan inovasi dan kendala yang dihadapi.

Harapannya, melalui bimtek ini dapat meningkatkan kapasitas pejabat fungsional dan dapat menyamakan persepsi sehingga pada saat program strategis tersebut bergulir, pelaksana teknis sudah memiliki pemahaman yang sama.

Selain itu, pertemuan ini sekaligus menjadi ajang sosialisasi inovasi teknologi tersebut kepada stakeholder terkait dengan pencanangan program tersebut pada tahun 2019 ini. Turut hadir pada acara ini para penyuluh dari UPTD Pelatihan dan Penyuluh Pertanian Provinsi Bengkulu serta narasumber dari Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu (Dr. Mimi Sutrawati, SP, MSi).

Share.

About Author

Leave A Reply