Penandatangan Piagam Kerjasama antara Jurusan Perlindungan Tanaman dan BPTP Balitbangtan Bengkulu

0

Pada hari Rabu, tanggal 27 Februari 2019 Program Studi Proteksi Tanaman Jurusan Perlindungan Tanaman melaksanakan kunjungan Ke BPTP Balitbangtan Bengkulu dalam rangka menjalin kerjasama di Bidang Pertanian yang berbentuk Penandatangan MOU. Dalam mendukung terwujudnya kerjasama yang baik maka dituangkan dalam bentuk nota kesepahaman antara Jurusan Perlindungan Tanaman dan BPTP Balitbangtan Bengkulu. Hal tersebut sesuai dengan Misi Prodi Proteksi Tanaman salah satunya yaitu Menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dengan institusi lain, baik lokal, nasional, maupun internasional.

Dalam melaksanakan tupoksinya sebagai unit pelaksana teknis Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang ditugaskan untuk masyarakat Provinsi Bengkulu, BPTP Balitbangtan Bengkulu sangat membutuhkan kerjasama dengan pihak lain yang terkait. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPTP Balitbangtan Bengkulu (Dr. Ir. Darkam Musaddad, M.Si) dalam sambutannya pada acara Penandatangan Piagam Kerjasama antara BPTP Balitbangtan dengan Jurusan Perlindungan Tanaman Universitas Bengkulu (UNIB).

Kepala BPTP menyebutkan dalam kerjasama perlu diperhatikan beberapa hal:

  1. Harus memiliki tujuan yang sama
  2. setiap pihak ada komitmen yang harus dipahami antara hak dan kewajiban
  3. saling menghargai dan komunikasi mengenai hal yang belum tertulis di nota kesepahaman

Sejarah BPTP:

  1. Tahun 1992 Balai Informasi Pertanian (BIP)
  2. Tahun 1994 INSTALASI PENELITIAN DAN PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN (IPPTP)
  3. Tahun 2001 Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bengkulu (BPTP)

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bengkulu (BPTP) yang berada dibawah Naungan Kementerian Pertanian  dibawah memiliki 16 Program Strategis, namun yang menjadi hal utama menurut Kepala BPTP yaitu diantaranya:

  1. Swasembada Pangan, yaitu kebutuhan yang selalu dibutuhkan oleh manusia
  2. Meningkatkan nilai tambah
  3. Persediaan bahan baku
  4. Peningkatan pendapata keluarga tani
  5. Peningkatan dan pemanfaatan lahan, dengan membuka persawahan seperti yang telah ada di Mukomuko dan Kaur
  6. Peningkatan infrastruktur jalan dan pengairan
  7. Perluasan logistik
  8. Peningkatan Sumber daya manusia pertanian

Kerjasama ini bertujuan untuk saling memanfaatkan kemampuan para pihak dalam pengembangan informasi sumberdaya manusia yang berhubungan dengan tugas dan kewajiban masing-masing.

Pada kegiatan ini yang turut serta terdiri dari Ketua Prodi Proteksi Tanaman, Dosen Serta mahasiswa angkatan 2016 dan 2017, serta beberapa peneliti BPTP Balitbangtan Bengkulu.

Senada disampaikan juga oleh Kasie KSPP BPTP Balitbangtan Bengkulu (Dr. Ir. Rudi Hartono, S.P, MP) bahwa penyiapan kerjasama, informasi, dokumentasi serta penyebarluasan dan pendayagunaan hasil pengkajian dan pengembangan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi juga termasuk menjadi salah satu fungsi BPTP dalam Permentan no 11 tahun 2019. Kerjasama meliputi bidang penelitian, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, seminar/pertemuan ilmiah, pelatihan, pertukaran data dan informasi.

Hal ini disambut baik oleh Dekan Fakultas Pertanian UNIB yang diwakili oleh Wakil Dekan III Bidang Sumberdaya (Dr. Ir. Damres Uker, M.Sc) dan Ketua Jurusan Perlindungan Tanaman (Dr. Ir. Tunjung Pamekas, M.Sc) yang berharap adanya sinergi berkelanjutan sehingga hasil penelitian pengkajian dan pengabdian bisa dicapai lebih besar lagi dengan adanya kerjasama ini.

Untuk memberikan gambaran kepada mahasiwa mengenai pentingnya sinergi antara BPTP Balitbangtan Bengkulu dan Jurusan Perlindungan Tanaman, Tim BPTP Balitbangtan Bengkulu juga menyampaikan beberapa teknologi yang sangat erat kaitannya dengan proteksi tanaman, antara lain teknologi budidaya Jeruk RGL dan teknologi tumpangsari tanaman.

 

Share.

About Author

Leave A Reply